P R O L O G #1 [ Kesetiaan Bulan dan Bintang Kepada Malam ]

/
0 Comments

Ketika matahari rehat sejenak untuk bersinar, agar esok hari bercahaya cemerlang, langit saga berubah gelap, namun tetap memukau karena sahabat yang romantis terus menjelang. Setelah malam membersamai langit.
Siapakah wahai sahabat yang begitu romantis itu? Apakah kamu tidak tahu? Padahal kamu sering melihat dia berkaca-kaca, kitapun sering menghitung, namun tak pernah bersua bilangan.
Sepertinya aku kenal dia, siapakah dia? Aku rasa dia bintang, ya kamu benar. Ada satu lagi sahabat malam, tak kalah romantisnya dengan bintang, mulai berukuran utuh, setengah, sampai berbentuk sabit. Bentuk sabitnyapun masih tersenyum, indah dan memukau.
Bersambung....!


You may also like

Tidak ada komentar: