Bacotan Hari Ini

/
0 Comments

Sumber Gambar : ig @islamicreliefuk


Bismillah, sebenarnya saya ingin menuliskan bacotan ini di slide Instagram tapi takutnya tulisannya terlalu panjang dan seperti postingan sebelumnya tidak cukup space sehingga pesannya tidak utuh.

Semoga bacotan ini memberi manfaat, ini berkaitan tentang cara bersikap kita kepada siapa saja, apalagi sikap kita kepada orang non muslim.

Terkadang kita kurang arif dalam bersikap kepada orang lain, sehingga dengan sikap kita yang kurang tepat tadi membuat orang lain tidak senang, bahkan benci. Setiap orang memiliki cara pandang dan berpikirnya masing-masing ada yang pola pikirnya lebih bijaksana dan ada juga yang  masih konservatif.

Orang yang masih konservatif akan berpikir cenderung mencari siapa yang salah, dan mengeneralisir setiap masalah yang ada. Misal personal melakukan kesalahan, maka yang mendapat getahnya bukan hanya orang yang berbuat salah, tapi merembes kemana-kemana, bisa kepada keluarga, kepada komunitas, kelompok tertentu, bahkan kepada Agama yang di anut seseorang.

Ternyata pola berpikir seperti ini sikap hampir kebanyakan orang, bahkan terkadang kita juga seperti itu ketika kita tidak objektif memandang suatu persoalan.

Pola pikir seperti ini tidak hanya menjadi kebiasaan orang indonesia saja, namun juga menjadi kebiasaan orang barat, yang notabene adalah negara maju, namun orang-orang konservatif akan tetap ada, bahkan besar dan mayoritas.

Di Amerika, orang-orang saling menyakiti bahkan sampai membunuh hanya karena warna kulit, ada juga karena perbedaan ras, seperti orang-orang anti asia, khususnya negara Cina, mereka sampai di celakai, di perkosa, bahkan di bunuh. Kesanya jadi aneh, negara yang katanya maju tapi masih ada orang-orang yang konservatif seperti itu, bahkan presidennya sendiri ketika itu, Donald Trump yang mengatakan virus corona dengan kata, China Virus dan kata yang menohok yaitu Kungflu.

Kembali kepoint yang sebenarnya ingin di sampaikan, tentang kita bersikap sebagai seorang muslim dalam hal yang sederhana, dalam konsisten waktu, membudayakan antri, buang sampah pada tempatnya, cara menghargai orang lain, memuliakan lawan bicara, dan hal kecil yang kita anggap sepele. Namun itu sejatinya hal besar, yang membuat orang lain merasa di hargai sebagai manusia. Maka kita perlu belajar membiasakan yang baik ini, agar kita mampu menempatkan sesuatu pada yang semestinnya.

Berhubungan dengan interaksi kita dengan non muslim khususnya, terkadang orang non muslim melihat kita tidak memiliki sikap yang baik itu, mereka yang masih konservatif akan beranggapan itu memang budaya dari Islam tidak  disiplin, tidak teratur. Sehingga mereka tidak menyukai Islam, menganggap Islam adalah agama yang buruk, yang tidak memanusiakan manusia, akibat oknum yang buruk dalam bersikap.

Padahal kenyataannya Rasulullah adalah manusia yang sangat luarbiasa mencontohkan, bahkan jauh sebelum di angkat menjadi rasul, Rasulullah di gelari al-amin, yaitu orang yang paling jujur.  Orang Mekah ketika selalu percaya apapun yang di katakan Rasulullah, bahkan harta mereka di titipi kepada Rasulullah karna mereka percaya kepada Rasulullah dan kejujurannya sudah teruji serta terverifikasi.

Itu baru dalam satu aspek saja, belum aspek yang lain yang keindahan sikap Rasulullah, seperti Rasulullah menghargai orang lain, menghargai lawan bicaranya. Para sahabat merasa kepedean beranggapan mereka yang paling di cintai Rasulullah, padahal Rasulullah baik kepada siapa saja, memberi perhatian penuh kepada orang lain, dan sangat menghargai orang tersebut.

Jika kita ceritakan seluruhnya tentang sikap baik Islam dan di contohkan Rasulullah akan membuat kita berkaca-kaca, dan bertanya ada ya manusia yang baiknya sesempurna ini?  Dia adalah utusan Allah, memang sebagai gambar islam yang sebenarnya.

Yang menjadi pertanyaannya apakah kita sudah berusaha dalam hal ini? Hal yang sederhana tapi amat luarbiasa, maka kitalah duta Islam itu, harusnya kita orang islam bersikap seperti ini, karena orang non muslim tidak membaca al qur’an ataupun membaca kisah nabi Muhammad, maka kita sebagai muslim harus bersikap seperti yang di contohkan Rasulullah, islam indah bukan?.  

 [ Penulis Rian Rendi ]



You may also like

Tidak ada komentar: